Polda Sumatera Utara mengamankan mantan Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, AHF, di Bandara Kualanamu atas dugaan penggelapan dana jemaat senilai Rp28 miliar. Kasus ini menjadi sorotan setelah tersangka sempat kabur ke luar negeri dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak berwenang.
Operasi Penangkapan di Bandara Kualanamu
Penangkapan dilakukan di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, pada hari ini, 25 Juli 2024. AHF, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, diamankan oleh petugas kepolisian setelah melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan tindak pidana penggelapan dana jemaat.
Detail Kasus Penggelapan Dana
- Dana Jemaat: Dugaan penggelapan dana jemaat mencapai angka Rp28 miliar.
- Tersangka: AHF, mantan Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara.
- Profil: Tersangka sempat kabur ke luar negeri sebelum akhirnya berhasil ditangkap di bandara.
- Penyidik: Polda Sumatera Utara.
Proses Hukum dan Dugaan
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, AHF menghadapi proses hukum yang serius terkait dugaan penggelapan dana jemaat. Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap dana jemaat dan peran penting kepolisian dalam menjaga integritas keuangan lembaga keuangan. - afhow